DINOSAURUS
Dinosaurus berarti "kadal yang mengerikan". Meski demikian sebenarnya dinosaurus bukanlah spesies kadal tetepi spesies reptil. Tidak seperti reptil lainnya, reptil ini berkembang sangat pesat sehingga ia dapat berdiri tegak dengan keempat atau kedua kakinya. Reptil ini (Dinosaurus) pertama kali muncul pada priode triasic (sekitar 230 juta tahun yang lalu) dan merupakan vertebrata yang dominan selama 135 juta tahun, yang dimulai sejak periode jurassic (sekitar 201 juta tahun yang lalu) hingga berakhirnya periode cretaceous (65 juta tahun yang lalu).
Dinosaurus masih menguasai dunia sampai akhir Zaman Kretaseus. Setelah itu dinosaurus mengalami kepunahan. Tak ada seorangpun yang tahu mengapa dinosaurus mengalami kepunahan. Kepunahan dinosaurus merupakan salah satu misteri ilmiah terbesar yang pernah ada. Akan tetapi, banyak teori dan hipotesis bermunculan yang mencoba menjelaskan tentang kepunahan dinosaurus. Teori yang paling terkenal dan paling banyak dianut sekarang adalah "Teori Tabrakan Meteor". Teori ini mengatakan bahwa pada 65 juta tahun yang lalu sebuah meteor raksasa bertabrakan dengan permukaan bumi. Karena besarnya ukuran meteor ini, gesekan dengan atmosfer bumi tidak membuat meteor ini hancur. Kemudian, meteor ini menghantam permukaan bumi dan menerbangkan berbagai material ke angkasa sehingga membentuk awan debu yang sangat tebal yang menutupi atmosfer bumi dalam kurun waktu yang sangat lama dan mengakibatkan gelapnya bumi karena tidak tertembusnya awan debu ini oleh sinar matahari. Hal ini tentu saja mengakibatkan berhentinya proses fotosintesis pada tanaman pada zaman tersebut sehingga banyak tanaman mati dan mengakibatkan kematian akibat kelaparan pada dinosaurus herbivora. Kematian dinosaurus herbivora ini mengakibatkan juga kematian pada dinosaurus karnivora akibat kekurangan makanan. Kemudian hal ini mengakibatkan kepunahan dinosaurus dan hanya beberapa mamalia kecil yang dimasa yang akan datang yang akan menguasai bumi ini. Akan tetapi, kepunahan dinosaurus masih merupakan misteri.
Dinosaurus yang memiliki setidaknya lebih dari 1.500 spesies dan sejauh ini yang berhasil ditemukan dan dikenali para ahli paleontologi baru sekitar 500 jenis. Beberapa dinosaurus ada yang penyebaran fosilnya amal luas contohnya fosil Iguanodon, Megalosaurus, dan Allosaurus, yang memiliki persebaran yang sampai terdapat di beberapa benua yang berbeda. Tetapi ada yang sebaliknya, fosil semacam Argentinosaurus, Therizinosaurus, atau Deinocheirus penyebarannya amat sempit dan sangat langka.
Seperti nama makhluk hidup pada umumnya, dinosaurus juga menggunakan sistem nama binominal nomenklatur, seperti yang dicetuskan oleh biologis Carolus Linnaeus. Setiap dinosaurus memiliki dua nama, satu nama depan sebagai nama genus dan satu nama belakang sebagai nama spesies. Misalnya Tyrannosaurus rex, Brachiosaurus altithorax, Triceratops horridus, atau Stegosaurus armatus. Biasanya, di luar lingkungan ilmu pengetahuan, yang digunakan hanya nama genusnya. Namun nama lengkapnya ternyata menarik perhatian banyak orang sehingga sering diikutsertakan, yang berarti juga menambah arti dinosaurus itu. Misalnya Triceratops berarti "wajah bertanduk tiga", namun jika nama spesiesnya dipakai juga (horridus)berarti "wajah bertanduk tiga yang menakutkan".
Untuk bisa diklasifikasikan sebagai dinosaurus,fosil atau dugaan dari seekor makhluk hidup,terutama hewan,harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Memiliki jenis tulang panggul Saurischia atau Ornithschia.
2. Hidup pada Masa Mesozoikum.
3. Memiliki kaki tegak langsung di bawah tubuh seperti Mamalia dan Aves modernTidak memiliki sayap atau sirip berukuran besar yang difungsikan untuk terbang atau berenang.
4. Bereproduksi secara ovipar.
5. Memiliki ekor sekurang-kurangnya seperlima panjang tubuhnya.
